Happy ending story selalu menjadi kiblat cerita cinta yang bahagia. Jika dia berakhir sedih, maka itu bukan cerita cinta yang bahagia. Tapi, cinta yang menyakitkan. Kenapa akhir cerita yang selalu dijadikan patokan? Impian akan kemapanan dalam cinta pun dituangkan dalam akhir cerita cinta yang bahagia. Tapi, dalam sad ending story pun, tetap ada kebahagiaan disana. Mungkin bukan pada akhir. Tapi pada proses yang entah di awal atau pertengahan.
Kupikir, cinta adalah kebahagiaan itu sendiri. Takkan ada cinta jika kau tak merasa bahagia. Tak peduli apapun endingnya, yang dirasakan adalah hari ini, kan?
Minggu, 25 Agustus 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar